PeandaBerita.Com,Bulukumba — Kembali menunjukkan kepedulian sosialnya, Perkumpulan Pemuda Phinisi Peduli (PERAHU) salurkan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di Jl. KH. Agus Salim, Lingkungan Bakae, Kelurahan Kasimpureng, Kabupaten Bulukumba. Senin (02/02/2026).
Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum PERAHU Wandi Tasdir Mudding bersama pengurus dan anggotanya.
Setibanya di lokasi, suasana haru tak terhindarkan, tangis pecah antara korban kebakaran dengan para relawan PERAHU yang turut merasakan duka mendalam atas musibah yang menimpa.
Selain menyalurkan bantuan, Wandi juga memberikan wejangan dan motivasi kepada para korban. Ia menegaskan bahwa setiap musibah pasti memiliki hikmah di baliknya, serta menjadi ujian untuk memperkuat keimanan dan keteguhan hati.
Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok, seperti sembako, pakaian layak pakai, serta sejumlah bantuan lain yang diharapkan dapat meringankan beban para korban dalam menghadapi masa pemulihan pasca kebakaran.
Dalam keterangannya, Wandi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen organisasi dalam merespons setiap persoalan kemanusiaan di tengah masyarakat.
“Kami hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa empati dan semangat agar saudara-saudara kita yang tertimpa musibah tidak merasa sendiri. Tetaplah kuat dan yakin bahwa setiap cobaan pasti ada hikmah dan jalan keluar dari Allah SWT,” Ujarnya.
Wandi yang juga sekaligus salah satu Fouder Organisasi ini, juga menambahkan bahwa, PERAHU akan terus berupaya menjadi garda terdepan dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, khususnya di wilayah Bulukumba dan sekitarnya.
Salah satu korban juga menyampaikan ucapan terimakasih atas kepedulian dan dukungan yang diberikan oleh para Relawan PERAHU.
“Kami sangat berterimakasih dan apresiasi atas kepedulian yang diberikan. Kami sangat terbantu, tidak hanya secara materi, tetapi juga secara moril atas kehadiran, doa, serta motivasi dari para relawan,” Tuturnya.
Aksi ini menjadi bukti bahwa solidaritas dan kepedulian sosial masih hidup di tengah masyarakat, sekaligus menegaskan peran pemuda sebagai agen perubahan yang hadir di saat masyarakat membutuhkan.
