Salurkan Beasiswa PIP Aspirasi, Andi Muawiyah Ramly Temui Langsung 125 Siswa Penerima Manfaat di SMKN 3 Bulukumba

PenandaBerita.Com,BULUKUMBA — Penyaluran Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) Aspirasi di UPT SMK Negeri 3 Bulukumba berlangsung meriah, Selasa (26/5/2026). Kegiatan ini diawali dengan penyambutan tarian oleh para siswi dan diakhiri dengan sesi foto bersama.

Program PIP Aspirasi yang diperjuangkan Anggota DPR RI Fraksi PKB, Andi Muawiyah Ramly, mulai dirasakan manfaatnya oleh ribuan siswa di Kabupaten Bulukumba. Di sekolah tersebut, sebanyak 125 siswa menerima bantuan yang diserahkan langsung oleh Andi Muawiyah Ramly di aula sekolah.

PIP merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang bertujuan membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap melanjutkan pendidikan.

Melalui jalur aspirasi anggota DPR RI, kuota penerima program ini dapat diperluas sehingga menjangkau lebih banyak pelajar.

Andi Muawiyah Ramly menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program tersebut, meskipun pemerintah pusat tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.

“Kami akan tetap mendukung penuh program PIP Aspirasi Komisi X, meski pemerintah pusat sedang melakukan efisiensi,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 45 ribu kuota PIP Aspirasi yang dialokasikan untuk siswa di sembilan kabupaten/kota di daerah pemilihannya, Sulawesi Selatan II.

“Saat ini, kami menyediakan sekitar 45 ribu kuota PIP Aspirasi untuk para siswa yang tersebar di sembilan kabupaten/kota, khususnya di dapil Sulsel II,”
jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kuota penerima PIP Aspirasi akan kembali ditingkatkan pada September mendatang sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pendidikan.

“Bukti nyata dukungan kami, salah satunya dengan menambah kuota penerima program PIP Aspirasi yang akan dibuka kembali pada September mendatang,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Kepala UPT SMK Negeri 3 Bulukumba, Muhammad Asrul, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program tersebut. Menurutnya, PIP Aspirasi tidak hanya membantu meringankan beban biaya pendidikan siswa, tetapi juga meningkatkan minat calon peserta didik baru.

Ia mengungkapkan, dampak positif program ini terlihat dari peningkatan jumlah pendaftar di sekolahnya. Jika pada tahun sebelumnya jumlah pendaftar hanya sekitar 200 orang, tahun ini meningkat signifikan hingga mencapai sekitar 500 orang.

“Kami sangat mendukung program ini karena memberikan banyak dampak positif, terutama dalam membantu kebutuhan biaya siswa serta meningkatkan minat untuk bersekolah di sini,” ujarnya.

Muhammad Asrul juga berharap, melalui hadirnya program PIP Aspirasi ini, para guru dan orang tua di sekolah mampu memberikan yang terbaik bagi pendidikan, khususnya di Bulukumba, dan secara umum bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.

Program Indonesia Pintar merupakan kelanjutan dari Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang diluncurkan pemerintah sejak 2014. Hingga kini, program tersebut menjadi salah satu upaya strategis dalam menekan angka putus sekolah, khususnya di daerah dengan kondisi ekonomi rentan.

 

*Penulis : Ardiansyah Safnas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *