PenandaBerita.com, Bulukumba — Organisasi kepemudaan Perkumpulan Pemuda Phinisi Peduli (PERAHU) resmi membuka kegiatan Pekan Prestasi Pelajar (PESIAR) 2026 tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA/SMK sederajat se-Kabupaten Bulukumba. Kegiatan tersebut berlangsung di Kelurahan Palampang, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Selasa (19/5/2026).
PESIAR 2026 mengusung tema “Menumbuhkan Prestasi, Meneguhkan Karakter, Membangun Generasi Pelajar Berlayar Menuju Perubahan.” Kegiatan ini dihadiri peserta dan tamu undangan dari berbagai sekolah di Kabupaten Bulukumba.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan, perwakilan Bupati Bulukumba Andi Ari Arianto AS, perwakilan Camat Rilau Ale Syamsuddin, Lurah Palampang Andi Lukman, personel Polsek Rilau Ale melalui Bhabinkamtibmas, serta Babinsa Kelurahan Palampang.
Dalam sambutan Bupati Bulukumba yang dibacakan oleh perwakilan pemerintah daerah, Pemerintah Kabupaten Bulukumba menyampaikan apresiasi kepada PERAHU atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilai mampu menjadi ruang pengembangan potensi generasi muda.
“PESIAR bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter, kreativitas, dan semangat kolaborasi bagi generasi muda,” demikian kutipan sambutan Bupati Bulukumba.
Pemerintah daerah menilai kegiatan tersebut relevan dengan tantangan pendidikan dan perkembangan sosial generasi muda saat ini. Selain mendorong prestasi akademik dan non-akademik, kegiatan itu juga diharapkan mampu membangun karakter, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta jiwa kepemimpinan pelajar.
“Generasi muda saat ini adalah harapan masa depan Kabupaten Bulukumba. Di tangan merekalah estafet pembangunan daerah akan dilanjutkan,” lanjut sambutan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Pendiri PERAHU, Wandi Tasdir Mudding, menyampaikan refleksi mengenai lahirnya organisasi tersebut sebagai gerakan kepemudaan yang berfokus pada kepedulian sosial dan pengembangan potensi generasi muda.
Menurutnya, PERAHU lahir dari keprihatinan terhadap masih banyaknya pemuda dan pelajar yang memiliki potensi, namun belum mendapatkan ruang untuk berkembang.
“Saya melihat banyak anak muda yang memiliki bakat dan kemampuan, tetapi belum memiliki ruang dan kesempatan untuk berkembang,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa PERAHU dibentuk bukan untuk kepentingan pribadi maupun popularitas, melainkan sebagai wadah pembinaan generasi muda agar lebih berani tampil, berkembang, dan memiliki arah masa depan yang jelas.
“PERAHU lahir dari keinginan agar pemuda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi bagian dari perubahan,” katanya.
Wandi juga mengapresiasi panitia dan relawan yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut di tengah berbagai tantangan selama proses persiapan.
Menurutnya, nama PERAHU terinspirasi dari filosofi kapal Phinisi sebagai simbol keberanian dan perjalanan. Filosofi itu diharapkan mampu menanamkan semangat kepada generasi muda untuk terus bergerak, berkembang, dan berani menghadapi tantangan zaman.
“Perahu yang diam di pelabuhan tidak akan pernah sampai ke tujuan. Begitu juga pemuda, harus terus bergerak dan berkembang,” tuturnya.
Pembukaan PESIAR 2026 berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Berbagai rangkaian kegiatan dikemas secara edukatif dan inspiratif dengan menitikberatkan pada penguatan karakter pelajar.
Melalui kegiatan tersebut, PESIAR 2026 diharapkan menjadi salah satu momentum pembinaan generasi muda di Kabupaten Bulukumba dalam melahirkan pelajar yang unggul, kreatif, dan siap berkontribusi bagi masa depan daerah.
