Hari Donor Darah Sedunia di Bulukumba, Fahidin HDK Apresiasi Semangat Para Pendonor

PenandaBerita.Com,BULUKUMBA – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulukumba menggelar aksi donor darah massal di Tribun Lapangan Pemuda Bulukumba, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan kemanusiaan ini ditinjau langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Fahidin HDK.

Aksi sosial ini terlaksana berkat kolaborasi antara PMI Kabupaten Bulukumba, Pemerintah Kabupaten Bulukumba, BAZNAS Kabupaten Bulukumba, serta DPC Wahdah Islamiyah Kecamatan Ujung Bulu.

Selain untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, agenda ini ditargetkan mampu mengamankan ketersediaan stok darah di Bumi Panritalopi.

Bentuk Kepedulian Nyata Fahidin HDK, yang juga merupakan bagian dari kepengurusan PMI Kabupaten Bulukumba, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh elemen masyarakat dan instansi yang terlibat.

Menurutnya, donor darah adalah wujud solidaritas nyata yang berdampak besar bagi keselamatan pasien yang membutuhkan transfusi.

“Donor darah adalah aksi kemanusiaan yang sangat mulia. Setiap kantong darah yang didonorkan dapat membantu menyelamatkan nyawa sesama. Karena itu, saya mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai kegiatan rutin,” ujar Fahidin di sela-sela peninjauannya.

Ia menambahkan, sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan organisasi kemanusiaan menjadi modal penting dalam membangun budaya donor darah sukarela secara masif di Bulukumba.

Menjaga Stabilitas Stok Darah Di lokasi yang sama, Kepala Markas PMI Kabupaten Bulukumba, Andi Azisul Haq, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh setiap tanggal 14 Juni.

Andi Azisul menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan darah yang stabil di Unit Donor Darah (UDD) PMI Bulukumba sangat bergantung pada konsistensi para pendonor sukarela.

“Kebutuhan darah yang stabil hanya dapat terpenuhi melalui dukungan para pendonor sukarela yang secara rutin mendonorkan darahnya. Oleh karena itu, PMI terus berupaya membangun sinergi dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan kegiatan ini,” jelasnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme yang tinggi. Ratusan peserta yang terdiri dari elemen masyarakat umum, aparatur sipil negara (ASN), anggota organisasi kemasyarakatan, hingga relawan kemanusiaan tampak bergantian mendonorkan darah mereka sejak pagi hari.

Melalui momentum ini, PMI Bulukumba berharap kesadaran masyarakat terus meningkat sehingga kebutuhan darah bagi pelayanan kesehatan di Kabupaten Bulukumba dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *