Maritim Muda Sulsel Mengecam Keras Kepala SDN 3 Kasimpureng Yang Diilai Lakukan Diskriminatif terhadap Seorang Siswa

PenandaBerita.Com,Bulukumba — Maritim Muda Sulawesi Selatan (Sulsel) melayangkan kecaman keras terhadap Kepala SDN 3 Kasimpureng, Kabupaten Bulukumba, atas dugaan pernyataan yang dinilai diskriminatif dan tidak beretika dalam menangani kasus perundungan (Bullyng) terhadap seorang siswa. Kamis, (08/01/2026).

Ketua Maritim Sul-sel, Asdar menilai Pernyataan yang menyarankan korban agar “lebih cocok bersekolah di SLB” dinilai sebagai bentuk stigmatisasi yang mencederai prinsip pendidikan inklusif dan perlindungan anak.

“Saya Malah Berpikir bahwa kenapa Tidak Kepala sekolahnya saja yang dipindahkan atau dibebastugaskan jadi kepala Sekolah karena tidak patut menjadi contoh bagi murid SD,” Tegas Asdar.

Lanjut Asdar, Menurutnya sekolah seharusnya menjadi ruang aman bagi peserta didik, bukan tempat yang justru memperkuat trauma korban.

“Kami secara kelembagaan menegaskan bahwa sikap tersebut mencerminkan kegagalan memahami nilai dasar pendidikan yang humanis serta bertentangan dengan semangat perlindungan hak anak. Penanganan kasus perundungan harus berpihak pada korban, bukan malah menyudutkan,” Lanjutnya.

Atas kejadian ini, Maritim Muda Sulsel mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Bulukumba untuk segera melakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap Kepala SDN 3 Kasimpureng serta menjatuhkan sanksi tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran etika dan disiplin.

Asdar juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi mengenai kasus tersebut dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bulukumba.

“Kami sudah teruskan Ke Kadis Pendidikan dan beliau menyampaikan sementara ditangani,kita tunggu saja informasi dari Tim Satgas penegakan etik,” Pungkasnya.

Perlu diketahui sebelumnya, Maritim Muda Sulsel telah menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga ada langkah konkret dari pihak berwenang demi terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bermartabat di Sulawesi Selatan.

Komentar